Infak Pembebasan Lahan · Lampung
Kamu bisa bantu jaga mereka. Dan pahalanya, insya Allah, tidak akan berhenti bahkan setelah kamu tidak ada di dunia.
Yang suaranya masih polos. Belum fasih banget, tapi serius. Matanya fokus ke mushaf, jari kecilnya nunjuk ayat satu per satu. Kadang salah, diulang lagi. Salah lagi, diulang lagi. Sampai benar.
Di Lampung, ada tempat yang isinya anak-anak seperti itu. Namanya Griya Huffazh Qur'an.
Mereka menghafal. Juz demi juz. Dari yang masih kecil sampai yang sudah remaja, semuanya sama seriusnya. Setiap pagi, setiap sore, ruangan kecil itu penuh suara Al-Qur'an.
Tapi ada satu hal yang membuat hati tidak tenang. Lahan tempat mereka belajar belum sepenuhnya aman. Belum jadi milik yayasan.
Kalau tidak segera dibebaskan, semua ini bisa berhenti.
Seorang anak sudah hafal sekian juz. Tinggal beberapa juz lagi menuju khatam. Bertahun-tahun dia perjuangkan itu. Bangun sebelum subuh, murojaah setelah isya, kadang menangis karena susah menghafal satu halaman.
Lalu tiba-tiba tempat belajarnya tidak ada. Programnya berhenti. Hafalannya pelan-pelan hilang karena tidak ada pembimbing.
Itu yang bisa terjadi kalau lahan ini tidak dibebaskan. Dan jujur — kalau kita yang tahu soal ini, yang setiap hari pegang HP, yang masih diberi rezeki oleh Allah — rasanya bagaimana kalau cuma lewat begitu saja?
Yayasan Griya Cipta Generasi Qur'ani Lampung membuka kesempatan ini untuk kita semua. Ini bukan sumbangan yang selesai sekali pakai. Ini sedekah jariyah. Selama lahan itu berdiri dan dipakai untuk mengajar anak-anak menghafal Qur'an, selama itu pula pahala mengalir — tidak berhenti.
"Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya."
— HR. Muslim No. 1631
Infak lahan ini masuk dua kategori sekaligus: sedekah jariyah karena lahannya akan terus dipakai, dan ilmu yang bermanfaat karena dari sana lahir generasi penghafal Qur'an.
Sedekah Jariyah
Lahan terus dipakai, pahala terus mengalir — bahkan setelah kita tiada.
Ilmu yang Bermanfaat
Dari sana lahir generasi hafizh yang akan mengajarkan Qur'an kepada banyak orang lagi.
Besok ada anak yang nambah hafalannya di lahan itu. Tahun depan mungkin ada yang khatam 30 juz. Setiap kali mereka membaca satu ayat, setiap kali mereka mengajarkan Qur'an kepada orang lain — kamu mendapat bagiannya.
Kamu mungkin sudah lupa pernah transfer hari itu. Tapi Allah tidak pernah lupa. Catatan amal itu nyata.
Setiap orang tua yang anaknya menjadi hafizh di tempat ini, mereka mendoakan semua orang yang pernah membantu. Termasuk kamu dan keluargamu. Doa orang tua yang anaknya dijaga Al-Qur'an itu berbeda.
Di bawah Yayasan Griya Cipta Generasi Qur'ani Lampung, program ini sudah nyata dan berjalan. Ada Griya Huffazh Qur'an, Taman Pendidikan Al-Qur'an, dan Taman Kanak-Kanak. Guru-gurunya mengajar setiap hari. Anak-anaknya menghafal setiap hari.
Semuanya nyata. Tinggal satu yang kurang: lahan yang benar-benar aman menjadi milik mereka.
Dana Terkumpul
Angka yang besar. Tapi kalau 1.190 orang masing-masing infak
Rp 1 juta, selesai. Kalau 11.900 orang infak Rp 100 ribu, juga selesai.
Kamu tidak harus menanggung sendiri. Tapi kamu bisa jadi
salah satu dari ribuan orang yang membuat ini terwujud.
"Kamu mungkin sudah lupa pernah transfer hari itu.
Tapi Allah tidak pernah lupa."
Tidak ada nominal yang terlalu kecil. Rp 30.000 dari satu orang, ditambah Rp 30.000 dari ribuan lainnya — itu yang akan membebaskan lahan ini. Kamu bisa jadi salah satunya.
Kita tidak pernah tahu kapan terakhir kita diberi kesempatan untuk beramal. Tapi hari ini, kesempatan itu ada. Dan formnya sudah siap di atas.
Berapapun yang Allah mudahkan — Rp 30.000 atau Rp 1.000.000 — itu sudah cukup untuk menjadi bagian dari sejarah tempat ini.
Infak Sekarang →P.S.
Belum bisa infak sekarang? Tidak masalah. Share halaman ini. Kirim ke grup keluarga, grup kantor, atau siapapun yang kamu rasa perlu membaca ini. Setiap orang yang akhirnya berinfak karena kamu sebarkan, pahalanya mengalir juga ke kamu — tanpa mengurangi pahala mereka sama sekali.
Ikuti perkembangannya:
"Mari bersama wujudkan pembebasan lahan ini untuk generasi penghafal Al-Qur'an."